Seperti Ini Peran Orangtua Dampingi BDR Saat Pandemi
Senin, 02/11/2020 09:59:04

Sejak Maret 2020, sebagian besar siswa di Indonesia mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) atau belajar dari rumah (BDR) karena pandemi Covid-19. Meski di rumah, bukan berarti siswa libur. Tetapi siswa tetap belajar dari rumah dengan berbagai metode sesuai kebijakan tiap sekolah. Namun bagi peserta didik PAUD dan SD, siswa harus didampingi oleh orang tuanya. Tentu agar materi pelajaran dari guru bisa sampai pada siswanya. Pada dasarnya, BDR ini sesuai dengan Trilogi pendidikan-nya Ki Hajar Dewantara, yaitu pendidikan itu bersumber pada tempat yakni, rumah, sekolah, dan lingkungan. Baca juga: Orangtua, Biasakan Anak Usia Dini Konsumsi Menu Ini Mengacu pada hal tersebut berarti memang sudah seharusnya orang tua ikut andil dalam proses pendidikan anak. Namun, pada kenyataannya, orang tua lebih menyerahkan pendidikan ke sekolah. Padahal, peran orang tua sangat dibutuhkan dalam pembelajaran. Keikutsertaan orang tua dan masyarakat dalam pendidikan siswa di sekolah lebih dibutuhkan secara real dan aplikatif. Tetapi, bagaimanakah peran orang tua di masa pandemi ini? Merangkum laman Sahabat Keluarga Kemendikbud, Selasa (13/10/2020), berikut peran yang dapat dilakukan orang tua untuk mendukung pendidikan di masa pandemi, yaitu: 1. Menyiapkan fasilitas Orang tua diharapkan mampu menyiapkan fasilitas yang dapat menunjang pembelajaran yang memadai. Fasilitas tersebut akan mendukung kegiatan BDR secara efektif, maka anak akan merasa percaya diri. 2. Anak belajar dengan aman Orang tua harus bisa memastikan anak belajar daring dengan aman. Tentu karena kesehatan anak menjadi yang utama. Orang tua menjadi pengontrol saat anak melakukan BDR, yakni membantu aktivitas anak untuk menyelesaikan tugas-tugas selama kegiatan BDR berlangsung. Hal ini diharapkan anak akan merasa nyaman dan aman. 3. Pro aktif menghubungi guru Guru dan orang tua harus bekerja sama memfasilitasi pembelajaran yang dilakukan. Orang tua harus proaktif untuk mencari informasi atau mencari tambahan informasi terkait pembelajaran. Orang tua harus sesering mungkin berbagi atau bertanya tentang perkembangan anak saat mengikuti BDR. Salah satunya, orang tua harus membagi waktu antara pekerjaan dan kegiatan belajar anak. Tak hanya itu saja, pola komunikasi yang santun harus dijaga agar komunikasi dengan guru tetap terjalin dengan baik. 4. Tidak menambah beban pembelajaran Pada kondisi seperti ini, orang tua tidak menambah beban dengan menuntut hasil yang maksimal pada anaknya. Target kurikulum di masa pandemi bukan satu-satunya tujuan, melainkan anak diharapkan dapat melakukan pembelajaran yang bermakna berkaitan dengan kecakapan hidup. Anak- anak tetap mampu mengambil makna dari pembelajaran yang bermanfaat di kehidupan sehari- harinya dalam melakukan aktivitas. Baca juga: Ayah dan Bunda, Seperti Ini Kemampuan Istimewa Anak Usia Dini Selain hal-hal tersebut di atas, orang tua juga berperan untuk mendampingi anak agar tetap senang dan nyaman mengikuti BDR. Sebab, banyak anak yang ingin kembali sekolah dan merasa bosan dengan pelaksanaan BDR. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa orang tua yang merasa kewalahan menemani anak belajar. Orang tua mulai kurang aktif mendampingi anak belajar, dan mudah emosi saat mendampingi anak belajar. Namun semestinya, orang tua harus menjadi tempat yang nyaman untuk anak. Keterlibatan orang tua untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bisa dengan membuat jadwal aktivitas anak. Anak-anak terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang sudah disepakati antara orang tua dan anak.
Penulis : Albertus Adit
Editor : Albertus Adit
sumber (https://edukasi.kompas.com/read/2020/10/15/161246571/seperti-ini-peran-orangtua-dampingi-bdr-saat-pandemi?page=all)
Posting oleh Desi Eri K 6 tahun yang lalu - Dibaca 37272 kali
Tag :
#MBS;PSM;peranorangtua;pendidikanmasapandemi
Berikan Komentar Anda
Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Berita
Senin, 22/06/2020 21:57:41Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, bahwa di tengah pandemi Covid-19 tengah...
Berita
Senin, 15/06/2020 09:57:35Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan Berarti KBM Tatap Muka
Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjelaskan dimulainya tahun ajaran baru bukan...
7 Pilar MBS
Pilar
Pilar 1 | Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah
a. Konsep Dasar
Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum dan pembelajaran...
Informasi Terbaru
Penelitian
Penelitian
Raden Bambang Sumarsono
rbamsum@gmail.com
Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar...
Selasa, 26/09/2017 21:20:40
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter...
Senin, 11/09/2017 14:40:30
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan...
Kamis, 07/09/2017 11:47:52
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?
Senin, 21/08/2017 16:21:17
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara Perpecahan...
Senin, 07/08/2017 10:58:55
Cerita Pelajar SMA Saat Ajari Anak SD Tidak Bisa...
Senin, 31/07/2017 09:59:53
Mengintegrasikan PPK, Literasi, 4C, dan HOTS...
Senin, 17/07/2017 09:39:33
Minat Baca Anak Rendah, Perlu Terobosan Baru?
Senin, 10/07/2017 10:10:26
Fokus Hari Ini
Tags
Berita Pilihan
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar...
Selasa, 26/09/2017 21:20:40
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter...
Senin, 11/09/2017 14:40:30
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan...
Kamis, 07/09/2017 11:47:52
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?
Senin, 21/08/2017 16:21:17
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara Perpecahan...
Senin, 07/08/2017 10:58:55
Cerita Pelajar SMA Saat Ajari Anak SD Tidak Bisa...
Senin, 31/07/2017 09:59:53
Mengintegrasikan PPK, Literasi, 4C, dan HOTS...
Senin, 17/07/2017 09:39:33
Minat Baca Anak Rendah, Perlu Terobosan Baru?
Senin, 10/07/2017 10:10:26
Terpopuler
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78335 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75500 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 91938 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
12 tahun yang lalu - dibaca 101320 kali
Info MBS
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
13 tahun yang lalu - dibaca 87836 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
13 tahun yang lalu - dibaca 106138 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPA
13 tahun yang lalu - dibaca 104407 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : Bahasa...
11 tahun yang lalu - dibaca 92831 kali
Panduan Umum Penyelenggaraan Praktik...
13 tahun yang lalu - dibaca 55046 kali
Panduan Kegiatan DBE1 Tingkat Kabupaten...
13 tahun yang lalu - dibaca 61696 kali
Panduan DBE1 Tingkat Sekolah September...
12 tahun yang lalu - dibaca 90376 kali
Manual Rekonstruksi dan Rehabilitasi -...
13 tahun yang lalu - dibaca 65310 kali
