Mendikbud: Pendidikan Harus Melibatkan Keluarga dan Masyarakat
Rabu, 03/08/2016 09:28:28
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengungkapkan, tercapainya keberhasilan dalam dunia pendidikan perlu melibatkan tiga komponen yaitu sekolah, keluarga, dan masyarakat.
"Ketiga unsur itu perlu dilibatkan secara serempak, semua sama-sama penting," ujarnya, Sabtu (30/7/2016).
Ia menyampaikan hal itu pada acara Semarak Pendidikan Keluarga 2016 dengan tema 'Gerakan Pendidikan Keluarga untuk Menumbuhkan Budi Pekerti dan Budaya Prestasi' di Plaza Insan Berprestasi, Gedung Ki Hajar Dewantara Kemendikbud.
Menurut dia, publik tidak boleh membebankan urusan masa depan bangsa ini khususnya tanggung jawab mendidik anak hanya kepada sekolah. "Sekolah, keluarga, masyarakat harus saling bergandengan dan berangkulan menata masa depan anak-anak," ucapnya.
Ia mengatakan, selama ini sekolah selalu dipandang sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam mempersiapkan masa depan anak. Padahal, sebetulnya keluarga yang paling bertanggung jawab karena anak lahir dan dibesarkan di rumah dan jika berhasil maka keluarga yang akan menikmati pertama kali.
Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu melihat pada hari ini, terutama di kalangan keluarga modern cenderung menuntut terlalu banyak terhadap sekolah dalam kesuksesan anaknya.
"Ada yang memandang apa pun harus ditanggung sekolah, padahal di sekolah anak hanya beberapa jam dan selebihnya di masyarakat dan keluarga," tuturnya.
Oleh sebab itu, ia mengajak semua pihak untuk meningkatkan peran keluarga dalam kesuksesan pendidikan masyarakat. Muhadjir juga mengakui bahwa saat ini banyak pelaksanaan pendidikan yang tidak sinkron antara sekolah dengan keluarga.
Karena itu orangtua harus mendidik anak-anaknya melalui ilmu kepengasuhan agar mereka tetap memiliki tanggung jawab terhadap anak. Ia menambahkan, ini mendesak dilakukannya hal tersebut agar hadir generasi terpilih yang mampu berkompetisi menghadapi persaingan.
Sementara mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan, rumah, sekolah, dan lingkungan harus bekerja sama dalam pendidikan hingga ke seluruh daerah di Indonesia. "Semua orangtua harus menjadi keluarga pembelajar," katanya.
Pada kegiatan Semarak Pendidikan Keluarga, dihadirkan 15 orangtua hebat yang berhasil mendidik anaknya di tengah keterbatasan yang juga menerima penghargaan dari Mendikbud.
Selain itu, juga diumumkan dan dilakukan penyerahan hadiah lomba jurnalistik pendidikan keluarga kepada 25 pemenang. Beragam aktraksi seni juga ditampilkan oleh pelajar mulai dari tarian, nyanyian, hingga sosiodrama di hadapan Mendikbud. (ira)
sumber : (http://news.okezone.com/read/2016/07/30/65/1450924/mendikbud-pendidikan-harus-melibatkan-keluarga-dan-masyarakat)
"Ketiga unsur itu perlu dilibatkan secara serempak, semua sama-sama penting," ujarnya, Sabtu (30/7/2016).
Ia menyampaikan hal itu pada acara Semarak Pendidikan Keluarga 2016 dengan tema 'Gerakan Pendidikan Keluarga untuk Menumbuhkan Budi Pekerti dan Budaya Prestasi' di Plaza Insan Berprestasi, Gedung Ki Hajar Dewantara Kemendikbud.
Menurut dia, publik tidak boleh membebankan urusan masa depan bangsa ini khususnya tanggung jawab mendidik anak hanya kepada sekolah. "Sekolah, keluarga, masyarakat harus saling bergandengan dan berangkulan menata masa depan anak-anak," ucapnya.
Ia mengatakan, selama ini sekolah selalu dipandang sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam mempersiapkan masa depan anak. Padahal, sebetulnya keluarga yang paling bertanggung jawab karena anak lahir dan dibesarkan di rumah dan jika berhasil maka keluarga yang akan menikmati pertama kali.
Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu melihat pada hari ini, terutama di kalangan keluarga modern cenderung menuntut terlalu banyak terhadap sekolah dalam kesuksesan anaknya.
"Ada yang memandang apa pun harus ditanggung sekolah, padahal di sekolah anak hanya beberapa jam dan selebihnya di masyarakat dan keluarga," tuturnya.
Oleh sebab itu, ia mengajak semua pihak untuk meningkatkan peran keluarga dalam kesuksesan pendidikan masyarakat. Muhadjir juga mengakui bahwa saat ini banyak pelaksanaan pendidikan yang tidak sinkron antara sekolah dengan keluarga.
Karena itu orangtua harus mendidik anak-anaknya melalui ilmu kepengasuhan agar mereka tetap memiliki tanggung jawab terhadap anak. Ia menambahkan, ini mendesak dilakukannya hal tersebut agar hadir generasi terpilih yang mampu berkompetisi menghadapi persaingan.
Sementara mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan, rumah, sekolah, dan lingkungan harus bekerja sama dalam pendidikan hingga ke seluruh daerah di Indonesia. "Semua orangtua harus menjadi keluarga pembelajar," katanya.
Pada kegiatan Semarak Pendidikan Keluarga, dihadirkan 15 orangtua hebat yang berhasil mendidik anaknya di tengah keterbatasan yang juga menerima penghargaan dari Mendikbud.
Selain itu, juga diumumkan dan dilakukan penyerahan hadiah lomba jurnalistik pendidikan keluarga kepada 25 pemenang. Beragam aktraksi seni juga ditampilkan oleh pelajar mulai dari tarian, nyanyian, hingga sosiodrama di hadapan Mendikbud. (ira)
sumber : (http://news.okezone.com/read/2016/07/30/65/1450924/mendikbud-pendidikan-harus-melibatkan-keluarga-dan-masyarakat)
Posting oleh Desi Eri K 10 tahun yang lalu - Dibaca 24119 kali
Tag :
#PSM #MBS #peransekolah #peransekolahdankeluarga #peranmasyarakat #pilarpendidikan
Berikan Komentar Anda
Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Artikel
Senin, 30/11/2020 09:07:18Pengembangan Budaya Organisasi Sekolah Swasta Unggul
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan budaya organisasi Sekolah Menengah Pertama Swasta...
Artikel
Senin, 09/11/2020 08:38:41Implementasi Kurikulum dan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19
Malang. Pandemi covid-19 rupanya tak kunjung membaik hingga memasuki tahun ajaran baru 2020/2021. Namun sudah terlihat...
7 Pilar MBS
Pilar
a. Konsep DasarManajemen pendidik dan tenaga kependidikan berbasis sekolah adalah pengaturan pendidik dan tenaga kependidikan yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan yang terkait dengan pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah,...
Informasi Terbaru
Penelitian
Penelitian
R. Bambang Soemarsono. Pendidikan merupakan suatu proses transformasi pengetahuan, sikap, kepercayaan, keterampilan dan aspek-aspek perilaku lainnya dari generasi ke generasi berikutnya. Bafadal (2013) menyatakan, bahwa” tugas pendidikan adalah mengupayakan agar anak bisa mengenal potensi...
Modul dan Pedoman
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan...
Senin, 22/06/2020 21:57:41
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan Berarti KBM...
Senin, 15/06/2020 09:57:35
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul...
Senin, 08/06/2020 08:41:20
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK
Minggu, 30/05/2020 09:57:22
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KEMAMPUAN MANAJERIAL,...
Minggu, 17/05/2020 19:13:24
ANALISIS SISTEM KEPELATIHAN DI IKIP BUDI UTOMO...
Selasa, 28/04/2020 21:07:07
INTERNALISASI NILAI-NILAI RELIGIUS PADA...
Selasa, 31/03/2020 21:23:41
Wahai Para Guru, Jangan Berikan Tugas yang...
Selasa, 24/03/2020 09:46:07
Fokus Hari Ini
Tags
Berita Pilihan
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan...
Senin, 22/06/2020 21:57:41
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan Berarti KBM...
Senin, 15/06/2020 09:57:35
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul...
Senin, 08/06/2020 08:41:20
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK
Minggu, 30/05/2020 09:57:22
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KEMAMPUAN MANAJERIAL,...
Minggu, 17/05/2020 19:13:24
ANALISIS SISTEM KEPELATIHAN DI IKIP BUDI UTOMO...
Selasa, 28/04/2020 21:07:07
INTERNALISASI NILAI-NILAI RELIGIUS PADA...
Selasa, 31/03/2020 21:23:41
Wahai Para Guru, Jangan Berikan Tugas yang...
Selasa, 24/03/2020 09:46:07
Terpopuler
6
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78363 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75529 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 91985 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
12 tahun yang lalu - dibaca 101369 kali
Info MBS
Jembatani Kompetensi Siswa dengan...
9 tahun yang lalu - dibaca 36155 kali
Pendidikan Informal untuk Penguatan...
9 tahun yang lalu - dibaca 54190 kali
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak...
9 tahun yang lalu - dibaca 55548 kali
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik...
9 tahun yang lalu - dibaca 53541 kali
Permen tentang Penguatan Pendidikan...
9 tahun yang lalu - dibaca 58042 kali
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM...
9 tahun yang lalu - dibaca 54429 kali
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan...
9 tahun yang lalu - dibaca 44598 kali
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara...
9 tahun yang lalu - dibaca 47941 kali
