Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Pelaksanaan Manajemen Layanan Khusus Asrama Sekolah Untuk Menunjang Keberhasilan Belajar Peserta Didik

Kamis, 19/12/2013 19:57:44

Pendidikan adalah salah satu bentuk perwujudan kebudayaan manusia yang dinamis dan sarat perkembangan. Perkembangan pendidikan adalah hal yang seharusnya terjadi sejalan dengan perubahan kebudayaan kehidupan. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini mempengaruhi cara pandang masyarakat dan orang tua siswa dalam memberikan apesiasi terhadap proses yang dijalankan oleh lembaga pendidikan secara akurat, mulai dari sistem, layanan, metode pembelajaran serta dampak dari kurikulum yang dipakai yang dapat memengaruhi perilaku siswa. Berbagai layanan pendidikan dan metode pendekatan yang efektif, secara terencana dan terus menerus telah diusahakan oleh para pendidik, dan seluruh elemen yang terlibat dalam proses pendidikan dan pengajaran, agar menghasilkan output siswa yang berprestasi sesuai dengan visi lembaga.

Sekolah berasrama atau sekarang yang lebih dikenal dengan nama boarding school merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memberikan alternative pendidikan bagi para orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya. Seiring dengan pesatnya kemajuan zaman, dimana orang tua yang semuanya bekerja sehingga anak tidak mendapatkan pengawasan peuh, maka sekolah berasrama adalah tempat terbaik sebagai pilihan orang tua untuk menitipkan anak-anak mereka agar kebutuhan kesehatan, keamanan, kebutuhan makanan dan juga pendidikannya terpenuhi secara penuh.

Perkembangan sekolah berasrama di Indonesia sudah cukup lama, diawali dengan adanya pondok pesantren yang sekarang telah banyak tersebar di seluruh Indonesia dengan sistem pembelajaran yang tradisional hingga modern.

Proses pembelajaran yang ada di sekolah berasrama mempunyai aspek-aspek yang dapat menunjang proses pembejaran siswa. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran di sekolah asrama mempunyai waktu yang panjang, tidak seperti sekolah biasa yang dibatasi dengan waktu. Sehingga dengan waktu yang panjang ini siswa dapat mengekspresikan hal-hal ataupun kegiatan yang ingin dilakukan di sekolah. Pembelajaran tidak hanya terpusat pada kegiatan akademis namun juga meliputi pendidikan agama, pengembangan soft skill dan hard skill, dan juga mengenai pembelajaran hidup lainnya.

Aspek lain yang menunjang proses belajar siswa adalah adanya fasilitas yang lengkap. Dengan adanya fasilitas yang lengkap ini membuat siswa nyaman dalam proses belajar sehingga siswa dapat belajar secara maksimal.

Selain aspek tersebut hal lain yang menunjang proses belajar siswa adalah keberadaan guru yang berkualitas. Sekolah-sekolah berasrama umumnya menentukan persyaratan kualitas guru yang lebih jika dibandingkan dengan sekolah biasa. Guru-guru yang ada di sekolah berasrama harus mempunyai kecerdasan intelektual, social, dan juga spiritual. Ditambah dengan kemampuan beberapa bahasa asing.

Dengan adanya fasilitas yang lengkap dan para pendidik yang berkualitas tidak akan berlangsung dengan efektif apabila tidak dibarengi dengan lingkungan yang kondusif.  Semua elemen dalam sekolah berasrama terlibat dalam proses pendidikan, tidak hanya guru dan siswa saja. Sehingga siswa dapat belajar atau mendapatkan pengetahuannya dari lingkungan yang ada disekitarnya. Siswa juga dapat mengimplementasikan hasil belajarnya tesebut pada lingkungan yang ada disekitarnya. Selain itu ditambah dengan beragamnya siswa dari latar belakang yang berbeda, kemampuan dan tingkat kecerdasan yang berbeda pula membuat siswa terbiasa berkomunikasi atau melakukan interaksi social dengan teman-temannya. Dengan kegiatan tersebut bisa mengajarkan siswa untuk menghargai adanya pebedaan dan dapat membuat siswa untuk belajar lebih bijak.

Aspek yang terakhir yaitu dengan adanya jaminan keamanan. Sekolah berasrama berupaya secara penuh untuk menjaga keamanan para siswa. Oleh karena itu ada beberapa sekolah berasrama yang mengadopsi pola pendidikan semi militer untuk menjaga keamanan siswa. Tata tertib dibuat sangat disiplin lengkap dengan sanksi bagi yang melanggarnya. Selain itu jaminan sekolah berasrama juga memberikan jaminan kesehatan, jaminan keamanan fisik (bebas dari perploncoan), serta jaminan pengaruh kejahatan dunia maya.

Proses pembelajaran di sekolah berasrama dan juga aspek-aspek pendukung yang ada didalamnya membuat para siswa dapat belajar secar aman dan nyaman, dengan demikian diharapkan siswa dapat mencapai tingkat keberhasilan belajarnya dengan tuntas sesuai dengan tujuan belajar yang dibuat oleh lembaga atau sekolah. Tujuan belajar di sekolah asrama selain menghasilkan siswa yang berprestasi yaitu juga menanamkan nilai-nilai luhur dalam diri siswa yang bisa menjadi penguat dan juga pengendali diri untuk meghadapi kerasnya dunia. Sehingga siswa mempunyai kecerdasan intelektual tinggi, kemampuan yang mumpuni serta mempunyai karakter yang kuat. 

 

Posting oleh Sagita Dwi Elisari 13 tahun yang lalu - Dibaca 48558 kali

 
Tag : #Manajemen # Layanan khusus asrama # keberhasilan belajar

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 30/11/2020 09:07:18
Pengembangan Budaya Organisasi Sekolah Swasta Unggul

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan budaya organisasi Sekolah Menengah Pertama Swasta...

Senin, 09/11/2020 08:38:41
Implementasi Kurikulum dan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Malang. Pandemi covid-19 rupanya tak kunjung membaik hingga memasuki tahun ajaran baru 2020/2021. Namun sudah terlihat...

7 Pilar MBS
MBS portal
3. Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen pendidik dan tenaga kependidikan berbasis sekolah adalah pengaturan pendidik dan tenaga kependidikan yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan yang terkait dengan pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah,...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
PENINGKATAN PARTISIPASI ORANG TUA SISWA DALAM PENDIDIKAN MENUJU GENERASI EMAS INDONESIA
R. Bambang Soemarsono. Pendidikan merupakan suatu proses transformasi pengetahuan, sikap, kepercayaan, keterampilan dan aspek-aspek perilaku lainnya dari generasi ke generasi berikutnya. Bafadal (2013) menyatakan, bahwa” tugas pendidikan adalah mengupayakan agar anak bisa mengenal potensi...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78960 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75978 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 92521 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
13 tahun yang lalu - dibaca 102057 kali
Info MBS
Jembatani Kompetensi Siswa dengan Kebutuhan Pelaku Dunia Usaha
Jembatani Kompetensi Siswa dengan...
9 tahun yang lalu - dibaca 36654 kali
Pendidikan Informal untuk Penguatan Pembelajaran di Daerah Tertinggal
Pendidikan Informal untuk Penguatan...
9 tahun yang lalu - dibaca 54561 kali
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak Perbatasan
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak...
9 tahun yang lalu - dibaca 55989 kali
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar Realistik
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik...
9 tahun yang lalu - dibaca 53921 kali
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter Disiapkan dalam Sepekan
Permen tentang Penguatan Pendidikan...
9 tahun yang lalu - dibaca 58596 kali
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan Berdaya Saing
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM...
9 tahun yang lalu - dibaca 54954 kali
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan...
9 tahun yang lalu - dibaca 45044 kali
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara Perpecahan Bangsa
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara...
9 tahun yang lalu - dibaca 48333 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.47 Mb - Loading : 1.82804 seconds