Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Upaya Menciptakan Generasi Muda untuk Menghadapi Persaingan Global

Selasa, 30/05/2017 10:17:23

07generasi.jpg


Pendidikan merupakan masalah penting yang menjadi fokus perhatian bersama. Baik pemerintah, orangtua, atau pihak-pihak yang berhubungan dengan pendidikan akan selalu berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menciptakan generasi muda yang mumpuni untuk menghadapi persaingan global. Salah satunya dengan memasukkan sektor pendidikan ke dalam 10 Prioritas Nasional 2018 bersama dengan kesehatan, perumahan dan pemukiman, pengembangan dunia usaha dan pariwisata, ketahanan energi, ketahanan pangan, penganggulangan kemiskinan, infrastruktur, konektivitas, dan kemaritiman.

Salah satu implementasi nyatanya adalah pemberian program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas mengenai LPDP pada bulan Februari 2017 lalu, menekankan bahwa investasi di bidang pendidikan melalui pemberian beasiswa pendidikan tinggi mupun riset merupakan investasi yang sangat penting bagi Indonesia untuk maju di masa yang akan datang.

"Untuk itu saya minta program LPDP baik program beasiswa, pendaanan riset, maupun rehabilitasi pelayanan infrastruktur pendidikan untuk lebih dioptimalkan lagi," ujar Jokowi (07/02/2017)

LPDP juga bisa menjadi instrumen untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengenyam pendidikan yang lebih maju dan berkualitas karena bisa mendapatkan kesempatan untuk berkuliah di luar negeri sehingga bisa terus siap untuk persaingan global.

"Itu artinya program beasiswa LPDP harus fokus untuk menghasilkan SDM yang berkualitas dalam bidang keilmuan yang menjadi unggulan dan prioritas kita, baik di sektor maritim, kelautan, sektor energi, sektor pangan, serta sektor industri manufaktur sampai dengan sektor pengembangan ekonomi kreatif," tuturnya.

Selain itu, ada beberapa Non-Governmental Organization (NGO) yang bergerak memberikan beasiswa kepada generasi muda. Pada tahun 2017 ini, Tanoto Foundation memberikan kesempatan kepada 275 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu program S1 dan S2.

Dikutip dari Kompas.com, Head of Tanoto Foundation Executive Boarding Sihol Aritonang menyatakan program beasiswa Tanoto Foundation diberikan dalam rangka membantu meningkatkan akses kepada pendidikan tinggi oleh generasi muda Indonesia.

Di samping itu, Tanoto Foundation juga berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan. "Peningkatan kualitas pendidikan kami lakukan melaui kemitraan dengan sekolah berbagai tingkatan, dari PAUD sampai perguruan tinggi," ujar Sihol.

Hal serupa juga dilakukan oleh industri otomotif, yaitu Toyota Indonesia Academy (TIA) yang memberikan program beasiswa di bidang manufaktur otomotif setara dengan pendidikan tinggi tingkat Diploma 1 (D1) bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Program yang dinamakan Akademi Komunitas Toyota Indonesia ini berupaya mengembangkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang handal dan memiliki daya saing global. Melalui TIA, diharapkan dapat menghasilkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri di bidang manufakturing.

 

-

 

Para pengajar di TIA juga bukan sembarangan. Mereka adalah para tenaga profesional yang telah mendapat pelatihan di Jepang dan mendapat sertifikasi pengajar dari institusi terkait.

“Kami ingin dapat mengembangkan lulusan SMK dengan memberikan dan menanamkan pengetahuan dan karakter manufaktur di bidang otomotif sehingga mereka bisa unggul dan menjadi pemimpin di tempat kerjanya.  Untuk mencapai tujuan tersebut,  kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan TIA akan dilengkapi dengan kurikulum, guru, dan peralatan dengan teknologi terkini yang juga dipakai oleh Toyota Jepang, termasuk robot industri,” ujar Corporate Planning and Administration Director Toyota Motor Manufacturing Indonesia Bob Azam.

Para siswa yang berhasil masuk dalam TIA bukan hanya mereka yang memiliki nilai tinggi, tetapi  juga harus memiliki jiwa pemimpin dan dinilai mampu mengembangkan bakat mereka. Pihak Toyota Indonesia pun harus melakukan proses seleksi berdasarkan rekomendasi sekolah, mulai dari akademis, non akademis, hingga latar belakang menjadi hal yang dipertimbangkan.

Ke depannya, diharapkan lulusan TIA juga dapat diserap oleh perusahaan lain di bidangnya. Dengan demikian, Indonesia dapat memiliki tenaga ahli di bidang manufaktur otomatis yang dapat diandalkan dalam kondisi ekonomi global. (Adv) 

Posting oleh Desi Eri K 9 tahun yang lalu - Dibaca 28411 kali

 
Tag : #MBS #PSM #peranpendidikan #generasibangsa #upayapendidikan #strategimendidik #generasimilenium

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 08/03/2021 10:49:35
Digitalisasi Percepat Transformasi Layanan Pendidikan

JAKARTA - Sejak pandemi melanda, sekolah-sekolah diliburkan dan kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah....

Selasa, 02/03/2021 09:57:29
KESIAPAN MENGHADAPI PERUBAHAN PADA GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP JENIS BUDAYA DAN DUKUNGAN ORGANISASI

    Abstract: The study investigates the relation of the readiness for change of an elementary school...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
13 tahun yang lalu - dibaca 141558 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
13 tahun yang lalu - dibaca 113732 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
13 tahun yang lalu - dibaca 158994 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
13 tahun yang lalu - dibaca 119274 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
11 tahun yang lalu - dibaca 124406 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
11 tahun yang lalu - dibaca 138761 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
13 tahun yang lalu - dibaca 118489 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
13 tahun yang lalu - dibaca 95660 kali
Info MBS
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
6 tahun yang lalu - dibaca 30736 kali
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka Kembali Sekolah di Masa Pandemi
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka...
6 tahun yang lalu - dibaca 31651 kali
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak Harus Terbebani Target Kurikulum
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak...
6 tahun yang lalu - dibaca 51791 kali
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
6 tahun yang lalu - dibaca 57722 kali
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua...
6 tahun yang lalu - dibaca 73235 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud...
6 tahun yang lalu - dibaca 46577 kali
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan...
6 tahun yang lalu - dibaca 45926 kali
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul Kurikulum Sekolah Era Pandemi Covid-19
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI...
6 tahun yang lalu - dibaca 64671 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.51 Mb - Loading : 2.73329 seconds