Melihat Kendala Terberat Saat Membuka Kembali Sekolah di Masa Pandemi
Selasa, 01/09/2020 12:05:14

Federasi Serikat Guru Indonesia ( FSGI) memaparkan hasil survei nasional "Kesiapan Sekolah Menghadapi Kenormalan Baru dalam Pembelajaran", Selasa (16/6/2020). Berdasarkan hasil survei tersebut, masih ada sejumlah kendala yang ditemukan dan dinilai paling berat untuk disiapkan seandainya sekolah dibuka kembali di zona hijau. Mulai dari kesiapan sarana prasarana, protokol kesehatan, anggaran, sosialisasi, hingga koordinasi dengan orangtua murid dan pemangku kepentingan di daerah. Berikut beberapa kendala yang diutarakan oleh 1.656 orang responden yang berasal dari guru dan kepala sekolah di 34 provinsi dari Aceh sampai Papua tersebut: 1. Kesiapan sarana prasarana Sebanyak 53,4 persen responden menilai bahwa kendala terberat terletak pada kesiapan sarana prasarana atau infrastruktur sekolah yang mendukung kenormalan baru. "Artinya, ketersediaan sarana prasarana ini belum ada di sekolah, walaupun itu sekolah yang berada di zona hijau," tulis FSGI dalam keterangan resminya. 2. Adanya protokol kesehatan Kendala selanjutnya yang mendesak untuk segera disiapkan adalah protokol kesehatan. Kebutuhan perlunya protokol kesehatan di sekolah disampaikan oleh 49,2 persen responden. Hingga laporan survei dibuat, FSGI menyebut belum dibuatnya protokol kesehatan sekolah pada masa kenormalan baru. 3. Kesiapan anggaran Poin ketiga yang dinilai menjadi kendala terberat adalah soal kesiapan anggaran. Sebanyak 47 persen responden menilai hal ini juga hal penting untuk disiapkan. Menurut laporan FSGI, hingga kini, pemerintah pusat dan daerah belum membuat realokasi anggaran khusus, misalnya untuk penyiapan sarana tersebut. "Jadi, sekolah masih menunggu kebijakan anggaran yang bisa dipakai untuk menyiapkan semua kebutuhan sarana infrastruktur," tulis FSGI. 4. Sosialisasi kepada orangtua dan siswa Sosialisasi kepada orangtua dan siswa menjadi kendala keempat yang disebutkan responden, yaitu sebanyak 46,6 persen. "Komponen di atas belum disediakan. Ini juga akan membutuhkan waktu lama, sehingga sekolah dan orang orangtua memiliki persepsi yang sama tentang kenormalan baru di sekolah," jelas laporan FSGI. 5. Koordinasi dengan semua pemangku kepentingan Koordinasi dengan semua pemangku kepentingan juga dianggap sebagai kendala oleh 43,8 persen responden. Responden menilai poin tersebut sangat penting. Sebab, dibutuhkan koordinasi dari banyak pihak, tidak hanya antara Kemendikbud dan Kemenag. Akan tetapi, juga memerlukan koordinasi Kementerian Kesehatan, Kemendagri, Gugus Tugas Covid-19, pemerintah daerah, Dishub terkait angkutan umum, birokrat pendidikan daerah, hingga kesiapan pekerja (tukang). Baca juga: Sekolah Akan Kembali Dibuka, Kapan dan Bagaimana Tahapannya? 6. Aturan teknis di sekolah Sebanyak 39,3 persen responden menyebut bahwa aturan teknis di sekolah menjadi kendala tersendiri. Sebab, sekolah harus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membuat sebuah aturan teknis dan implikasinya menyangkut berbagai bidang. 7. Waktu persiapan yang terbatas Waktu persiapan yang terbatas diutarakan oleh 37,6 persen responden sebagai kendala lainnya. "Saat ini, sekolah juga tengah melaksanakan PPDB yang menguras energi dan perhatian, kenaikan kelas, persiapan tahun ajaran baru, pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau masuk kembali," jelas FSGI. Artinya, dibutuhkan waktu sangat lama untuk menyiapkan hal-hal yang diperlukan. Sedangkan waktu yang tersisa hanya satu bulan ke depan. 8. Kesiapan manajemen Sebanyak 34,5 persen responden juga menyebut bahwa kesiapan manajemen pendidikan menjadi kendala tersendiri. 9. Kesiapan guru Terakhir, kendala berat lainnya yang disampaikan adalah terkait kesiapan guru, yaitu dipilih oleh 30,6 persen responden. Baca juga: Membuka Kembali Sekolah Tak Sesederhana seperti Membuka Shopping Mall... Metode survei Survei yang dilakukan FSGI melibatkan sebanyak 1.656 orang responden, yang terdiri atas guru, kepala sekolah, atau manajemen sekolah (yayasan) dari berbagai jenjang pendidikan. Responden tersebut berasal dari 34 provinsi dan 245 kabupaten/kota di Indonesia. Mayoritas responden yang berada di zona hijau adalah sebanyak 710 atau 42,9 persen. Kemudian, selanjutnya ada 558 orang berasal dari zona merah atau 33,7 persen. Sedangkan 20,8 persen atau 345 orang berada di zona kuning dan 43 orang atau 2,6 persen berada di zona oranye. Pengumpulan data dilakukan selama tiga hari, yaitu pada tanggal 6-8 Juni 2020.
https://www.kompas.com/tren/read/2020/06/16/155500565/melihat-kendala-terberat-saat-membuka-kembali-sekolah-di-masa-pandemi?page=all
Posting oleh Desi Eri K 6 tahun yang lalu - Dibaca 31666 kali
Tag :
#MBS #PSM #pandemicovid #pendidikanpandemi
Berikan Komentar Anda
Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Artikel
Senin, 02/03/2020 08:52:29Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke
Babinsa Koramil 1707-06 Kodim 1707 Kabupaten Merauke Serka Hari Wijianto memiliki peran tambahan, yakni menjadi guru di...
Artikel
Senin, 24/02/2020 08:24:35Minat Sains Semakin Tinggi, Perlu Pembinaan Talenta Sejak Dini
Presiden Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) Prof Riri Fitri Sari, menuturkan minat pelajar untuk...
7 Pilar MBS
Pilar
Pilar 1 | Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah
a. Konsep Dasar
Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum dan pembelajaran...
Informasi Terbaru
Penelitian
Penelitian
Raden Bambang Sumarsono
rbamsum@gmail.com
Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Banyak Guru Sulit Temukan Masalah di Kelas
Selasa, 11/10/2016 18:58:51
UNESCO Tekankan Pendidikan Bukan Sekadar Pintar...
Rabu, 05/10/2016 11:47:25
SMK Negeri Paku
Jum'at, 30/09/2016 10:23:37
MODEL PENDIDIKAN YANG MEMBERDAYAKAN PETANI UNTUK...
Rabu, 28/09/2016 16:00:43
Jalin Kebersamaan SDN Rampal Celaket 1 Malang...
Senin, 26/09/2016 09:02:49
Pentingnya Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru
Rabu, 21/09/2016 08:56:15
Bawa Sayuran Saat Belajar Membaca
Senin, 19/09/2016 09:16:25
MENGGAGAS MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS...
Selasa, 13/09/2016 10:29:17
Fokus Hari Ini
Tags
Berita Pilihan
Banyak Guru Sulit Temukan Masalah di Kelas
Selasa, 11/10/2016 18:58:51
UNESCO Tekankan Pendidikan Bukan Sekadar Pintar...
Rabu, 05/10/2016 11:47:25
SMK Negeri Paku
Jum'at, 30/09/2016 10:23:37
MODEL PENDIDIKAN YANG MEMBERDAYAKAN PETANI UNTUK...
Rabu, 28/09/2016 16:00:43
Jalin Kebersamaan SDN Rampal Celaket 1 Malang...
Senin, 26/09/2016 09:02:49
Pentingnya Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru
Rabu, 21/09/2016 08:56:15
Bawa Sayuran Saat Belajar Membaca
Senin, 19/09/2016 09:16:25
MENGGAGAS MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS...
Selasa, 13/09/2016 10:29:17
Terpopuler
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78345 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75514 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 91956 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
12 tahun yang lalu - dibaca 101343 kali
Info MBS
4. Manajemen Sarana dan Prasarana...
13 tahun yang lalu - dibaca 115155 kali
3. Manajemen Pendidik dan Tenaga...
12 tahun yang lalu - dibaca 113405 kali
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis...
12 tahun yang lalu - dibaca 118560 kali
1. Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran...
12 tahun yang lalu - dibaca 73428 kali
