Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

UNESCO Tekankan Pendidikan Bukan Sekadar Pintar di Sekolah

Rabu, 05/10/2016 11:47:25

37a.jpg


Liputan6.com, Jakarta - Staf Ahli Bidang Inovasi dan Daya Saing Kemendikbud Ananto Kusuma Seta menjelaskan ada 3 aspek yang menjadi penilaian kualitas pendidikan yang dilakukan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

"Akses, quality, equity, itu jadi penting khususnya kesetaraan gender. Antara laki-laki dan perempuan. Di Indonesia enggak ada masalah secara praktis tapi memang semakin tinggi pendidikan, masih banyak mayoritasnya laki-laki khususnya SMK," ungkap Ananto usai acara Laporan Pemantauan Pendidikan Global UNESCO 2016 di Kantor Kemendikbud Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Tetapi, lanjut dia, masalah gender hanya persoalan budaya masyarakat Indonesia. Namun, Ananto menegaskan, ke depan setelah mencanangkan wajib belajar 12 tahun, masalah ini akan tuntas.

"Report ini berbeda dari report-report sebelumnya bahwa pendidikan, tidak pendidikan untuk pendidikan tapi lebih kepada education for sustainable development," ujar dia.

Program Sustanaible Development Goals (SDG) dari UNESCO ini, kata Ananto, adalah bagaimana mendidik anak-anak bukan hanya sekadar pintar saja tapi juga pendidikan untuk dunia.

"Pendidikan yang kita ajarkan untuk dunia mulai sekarang ke depan adalah pendidikan yang holistik, cinta lingkungan, masalah kesehatan, bagaimana mencegah anak-anak pergi ke kota itu juga melalui jalur pendidikan, itulah yang disebut pendidikan sebagai ibu dari solusi masalah-masalah," papar dia.

Ananto mengatakan, saat ini di Indonesia memiliki kurikulum yang bersifat holistic. Jadi, kata dia belajar matematika bukan hanya untuk matematika, di situ ada muatan-muatan urusan kesehatan dan moral. Belajar biologi bukan hanya biologi, tapi juga ada keluarga berencana dan cinta lingkungan.

"Ini desain pendidikan ke depan yang lebih holistic, komprehensif yang menyangkut aspek-aspek yang lain," imbuh dia.

Sementara Direktur dan perwakilan UNESCO Jakarta Shahbaz Khan mengatakan anak-anak harus tahu alasan mereka belajar yang juga berhubungan dengan lingkungan.

"Lalu juga bagaimana pendidikan dapat mengubah kehidupan mereka dan sekitarnya, saya pikir itu adalah arahannya. Indonesia memiliki potensi yang cukup besar 257 juta penduduk, lebih dari 17 ribu pulau," papar Shahbaz.

"Jadi saya pikir potensinya sangat besar. Jadi alasan UNESCO untuk memilih Indonesia dalam peluncuran report ini sangat penting. Indonesia berada pada posisi ke-4 largest education system di dunia," tegas dia.

Indonesia merupakan negara pertama yang menjadi pilihan UNESCO untuk melaporkan pendidikan global. Ketiga negara lainnya adalah Inggris, Rwanda, dan Kolumbia.

Hadir pula dalam acara peluncuran laporan UNESCO ini adalah Mendikbud Muhadjir Effendy, Direktur dan perwakilan UNESCO Jakarta Shahbaz Khan, Analis Kebijakan Senior Laporan GEM Dr Manos Antonius, dan Kepala Biro Pelayanan Komunikasi dan Masyarakat Kemendikbud Asianto Sinambela.

sumber: (http://news.liputan6.com/read/2595525/unesco-tekankan-pendidikan-bukan-sekadar-pintar-di-sekolah)

Posting oleh Desi Eri K 10 tahun yang lalu - Dibaca 46133 kali

 
Tag : #MBS #PSM #peransekolah #peranpendidikan #pentingnyasekolah #pentingnyapendidikan #peransiswa

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 15/02/2021 15:16:57
PROFIL KARAKTER SEMANGAT KEBANGSAAN PADA SEKOLAH DASAR UMUM DAN KEAGAMAAN

Abstract: Students are currently experiencing a character crisis which is concerning. Cultivating the character value...

Rabu, 03/02/2021 08:59:00
PENINGKATAN PARTISIPASI ORANGTUA PESERTA DIDIK BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Abstract: This study aims to describe (1) the Go Application management process. (2) parental understanding in using...

7 Pilar MBS
MBS portal
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen peserta didik berbasis sekolah adalah pengaturan peserta didik yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan peserta didik di sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi manajemen berbasis...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah   A n s a r Universitas Negeri Gorontalo   Abstrac: School Based Management (SBM) is a gift of freedom (autonomy) to the school to take care of everything related to the operation of the school in order to achieve goals...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas Awal
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas...
11 tahun yang lalu - dibaca 128339 kali
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
13 tahun yang lalu - dibaca 99083 kali
Panduan Advokasi dan Lokakarya Penyusunan Rencana Kegiatan, Anggaran, Supervisi dan Monitoring Program MBS
Panduan Advokasi dan Lokakarya...
13 tahun yang lalu - dibaca 68877 kali
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah dan Masyarakat
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah...
13 tahun yang lalu - dibaca 54794 kali
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
11 tahun yang lalu - dibaca 100072 kali
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
11 tahun yang lalu - dibaca 104922 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
13 tahun yang lalu - dibaca 87836 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
13 tahun yang lalu - dibaca 106139 kali
Info MBS
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
6 tahun yang lalu - dibaca 45682 kali
Mendikbud Tetapkan Empat Pokok...
6 tahun yang lalu - dibaca 53634 kali
PPDB 2019 SMP Sistem Zonasi, Nilai USBN...
7 tahun yang lalu - dibaca 63569 kali
Penghapusan Ujian Nasional Tak Otomatis...
7 tahun yang lalu - dibaca 45504 kali
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas Biaya Pendidikan  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas...
7 tahun yang lalu - dibaca 63884 kali
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492 Triliun, Terbesar untuk Agama
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492...
8 tahun yang lalu - dibaca 42820 kali
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi Remaja Hebat
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi...
8 tahun yang lalu - dibaca 39693 kali
"Bersiaplah... Pendaftaran SNMPTN...
8 tahun yang lalu - dibaca 127102 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.52 Mb - Loading : 1.48644 seconds