Guru Diminta Arahkan Siswa Ciptakan Aplikasi Inovatif
Kamis, 25/08/2016 09:42:51
Metrotvnews.com,Yogyakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong para guru berinovasi dalam mengajarkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
"Guru jangan sekadar mengajarkan TIK, tapi harus bisa memacu siswa untuk bisa membuat aplikasi yang inovatif," kata Direktur Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Septriana Tangkary, saat memberikan pelatihan Agen Perubahan Informatika untuk Internet Cerdas, Kreatif, Produkstif (CAKAP) di Yogyakarta, Rabu (24/8/2016).
Menurutnya, generasi muda Indonesia saat ini sudah sangat melek teknologi dan internet. Sudah seharusnya para siswa dibimbing untuk bisa menciptakan hal-hal baru di bidang TIK.
"Ini harus ditangkap sebagai peluang positif. Sudah banyak siswa Indonesia yang berprestasi menciptakan konten teknologi terbaru. Maka, guru harus bisa memacu dan mengolah keahlian mereka untuk menciptakan dan melahirkan teknologi baru," kata dia.
Dengan mengolah kreativitas siswa, dia berharap ke depan lapangan pekerjaan di bidang TIK bisa mendongkrak peningkatan ekonomi negara. Semisal, Nadiem Makarim, anak muda Indonesia yang menciptakan aplikasi Go-Jek dan membuka lapangan pekerjaan untuk ratusan ribu warga Indonesia.
Septi melanjutkan, guru juga harus mengedukasi siswa bagaimana berperilaku, berkata, dan bertindak saat berselancar di dunia maya. Guru juga harus menjelaskan konten, game online, dan situs mana yang boleh dan tak boleh diakses anak-anak. Selain itu, guru harus mengajarkan siswa tindakan mana yang pantas dan tidak pantas dilakukan di internet
"Misalnya guru harus menjelaskan kalau siswa tidak boleh mem-bully temannya di media sosial. Lalu habis main game online yang ada perkelahian tidak boleh memukul temannya, " tuturnya.
Yogyakarta dipilih sebagai kota ke-10 pelaksanaan pelatihan ini karena merupakan kota pendidikan. Pelatihan ini diikuti sekitar 300 guru dari seluruh DIY. Selama pelatihan para guru diberi materi mengenai psikologi anak bermain internet dan belajar membuat program animasi bernama Scratch.
Elvina Kartika Sari, 25, salah satu peserta pelatihan, mengaku mendapatkan banyak masukan usai mengikuti pelatihan ini.
"Saya jadi mengerti game online untuk anak-anak itu harus mendidik, bukan sekedar fun. Lalu, guru juga harus memberi pengertian setiap kali melarang siswa bermain game atau mengakses situs negatif," kata guru TIK di SD Giwangan ini.
sumber: (http://jateng.metrotvnews.com/peristiwa/yKX4pjOK-guru-diminta-arahkan-siswa-ciptakan-aplikasi-inovatif)
"Guru jangan sekadar mengajarkan TIK, tapi harus bisa memacu siswa untuk bisa membuat aplikasi yang inovatif," kata Direktur Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Septriana Tangkary, saat memberikan pelatihan Agen Perubahan Informatika untuk Internet Cerdas, Kreatif, Produkstif (CAKAP) di Yogyakarta, Rabu (24/8/2016).
Menurutnya, generasi muda Indonesia saat ini sudah sangat melek teknologi dan internet. Sudah seharusnya para siswa dibimbing untuk bisa menciptakan hal-hal baru di bidang TIK.
"Ini harus ditangkap sebagai peluang positif. Sudah banyak siswa Indonesia yang berprestasi menciptakan konten teknologi terbaru. Maka, guru harus bisa memacu dan mengolah keahlian mereka untuk menciptakan dan melahirkan teknologi baru," kata dia.
Dengan mengolah kreativitas siswa, dia berharap ke depan lapangan pekerjaan di bidang TIK bisa mendongkrak peningkatan ekonomi negara. Semisal, Nadiem Makarim, anak muda Indonesia yang menciptakan aplikasi Go-Jek dan membuka lapangan pekerjaan untuk ratusan ribu warga Indonesia.
Septi melanjutkan, guru juga harus mengedukasi siswa bagaimana berperilaku, berkata, dan bertindak saat berselancar di dunia maya. Guru juga harus menjelaskan konten, game online, dan situs mana yang boleh dan tak boleh diakses anak-anak. Selain itu, guru harus mengajarkan siswa tindakan mana yang pantas dan tidak pantas dilakukan di internet
"Misalnya guru harus menjelaskan kalau siswa tidak boleh mem-bully temannya di media sosial. Lalu habis main game online yang ada perkelahian tidak boleh memukul temannya, " tuturnya.
Yogyakarta dipilih sebagai kota ke-10 pelaksanaan pelatihan ini karena merupakan kota pendidikan. Pelatihan ini diikuti sekitar 300 guru dari seluruh DIY. Selama pelatihan para guru diberi materi mengenai psikologi anak bermain internet dan belajar membuat program animasi bernama Scratch.
Elvina Kartika Sari, 25, salah satu peserta pelatihan, mengaku mendapatkan banyak masukan usai mengikuti pelatihan ini.
"Saya jadi mengerti game online untuk anak-anak itu harus mendidik, bukan sekedar fun. Lalu, guru juga harus memberi pengertian setiap kali melarang siswa bermain game atau mengakses situs negatif," kata guru TIK di SD Giwangan ini.
sumber: (http://jateng.metrotvnews.com/peristiwa/yKX4pjOK-guru-diminta-arahkan-siswa-ciptakan-aplikasi-inovatif)
Posting oleh Desi Eri K 10 tahun yang lalu - Dibaca 46723 kali
Tag :
#gurukreatif #guruinovatif #MBS #pelatihanMBS
Berikan Komentar Anda
Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Artikel
Senin, 06/07/2020 08:51:06Pandemi, Pendidikan, dan Persaingan Privilese
Jakarta - Pandemi telah mengakar sampai ke semua lini dan memang telah menyeret kita pada dimensi yang berbeda....
Berita
Senin, 29/06/2020 07:40:24Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah
Pandemi covid-19 di Indonesia, membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) menerapkan sistem...
7 Pilar MBS
Pilar
Pilar 1 | Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah
a. Konsep Dasar
Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum dan pembelajaran...
Informasi Terbaru
Penelitian
Penelitian
Raden Bambang Sumarsono
rbamsum@gmail.com
Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Saling Adu Kecepatan Robot
Kamis, 30/11/2017 13:42:44
Guru Mesti "Update" Informasi dan IPTEK
Senin, 27/11/2017 13:20:39
Guru SD Diajak Aktf Menulis Karya Ilmiah
Selasa, 21/11/2017 08:27:29
Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak
Jum'at, 10/11/2017 18:27:46
Jembatani Kompetensi Siswa dengan Kebutuhan...
Minggu, 28/10/2017 07:10:16
Program Guru Keahlian Ganda Atasi Kekurangan Guru...
Selasa, 17/10/2017 12:50:04
Pendidikan Informal untuk Penguatan Pembelajaran...
Rabu, 11/10/2017 12:18:29
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak Perbatasan
Selasa, 03/10/2017 09:51:15
Fokus Hari Ini
Tags
Berita Pilihan
Saling Adu Kecepatan Robot
Kamis, 30/11/2017 13:42:44
Guru Mesti "Update" Informasi dan IPTEK
Senin, 27/11/2017 13:20:39
Guru SD Diajak Aktf Menulis Karya Ilmiah
Selasa, 21/11/2017 08:27:29
Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak
Jum'at, 10/11/2017 18:27:46
Jembatani Kompetensi Siswa dengan Kebutuhan...
Minggu, 28/10/2017 07:10:16
Program Guru Keahlian Ganda Atasi Kekurangan Guru...
Selasa, 17/10/2017 12:50:04
Pendidikan Informal untuk Penguatan Pembelajaran...
Rabu, 11/10/2017 12:18:29
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak Perbatasan
Selasa, 03/10/2017 09:51:15
Terpopuler
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78342 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75510 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 91948 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
12 tahun yang lalu - dibaca 101332 kali
Info MBS
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
13 tahun yang lalu - dibaca 118489 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
13 tahun yang lalu - dibaca 95660 kali
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas...
11 tahun yang lalu - dibaca 128362 kali
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
13 tahun yang lalu - dibaca 99095 kali
Panduan Advokasi dan Lokakarya...
13 tahun yang lalu - dibaca 68877 kali
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah...
13 tahun yang lalu - dibaca 54805 kali
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
11 tahun yang lalu - dibaca 100076 kali
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
11 tahun yang lalu - dibaca 104940 kali
