Mendikbud Muhadjir: Siswa Harus Dibekali Keterampilan
Senin, 08/08/2016 09:33:44
Jakarta, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, pendidikan idealnya dibekali dengan keterampilan untuk siswa. Dengan begitu, siswa dapat bekerja jika tak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.
“(Pendidikan) harus disertai keterampilan-keterampilan tertentu. Apabila tidak bisa melanjutkan, bisa bekerja dan mencari mata pencaharian sesuai kemampuan keterampilan. Itu salah satu yang disebut dengan life skill,” ujar Mendikbud Muhadjir Effendy saat memebrikan sambutan dalam pembukaan Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) Bidang Keterampilan di Plasa Insan Berprestasi, Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (1/8/2016).
Ia mengatakan, di luar negeri, siapapun yang mempekerjakan anak SMA dinilai melanggar undang-undang, karena yang boleh bekerja adalah mereka yang sudah lulus SMA dan plus satu. Artinya, setelah siswa lulus SMA, harus mengambil kursus atau pelatihan minimal satu tahun, baru diperbolehkan menjadi tenaga kerja.
“Tapi di Indonesia tidak mungkin, kadang tamat SMP dan SMA sudah bekerja," kata Mendikbud.
Karena itu siswa hendaknya juga dibekali dengan keterampilan, sehingga bisa bekerja jika tak bisa melanjutkan pendidikan. Untuk membekali siswa dengan keterampilan tertentu, salah satu layanan pendidikan yang diberikan Kemendikbud adalah dengan pilihan alternatif pendidikan, yaitu SMP Terbuka dan SD-SMP Satu Atap.
Model sekolah seperti itu, tutur Mendikbud, harus diperbanyak karena sangat dibutuhkan masyarakat terutama di luar Jakarta. "Mereka juga anak bangsa, alangkah disayangkan jika hanya segelintir yang bisa menikmati pendidikan," ucapnya.
Salah satu bentuk dukungan Kemendikbud dalam memotivasi dan meningkatkan keterampilan peserta didik di SMP Terbuka dan SD-SMP Satu Atap adalah dengan menyelenggarakan Lomojari. Lomojari dianggap memiliki nilai strategis dalam sosialisasi dan pengembangan SMP Terbuka. Lomojari merupakan kegiatan rutin tahunan dengan tujuan untuk menyosialisasikan SMP Terbuka kepada masyarakat, mendorong peserta didik SMP Terbuka lebih tekun belajar, dapat meningkatkan mutu pembelajaran, memberikan bekal keterampilan kepada anak didik.
sumber : (http://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2016/08/mendikbud-muhadjir-siswa-harus-dibekali-keterampilan)
“(Pendidikan) harus disertai keterampilan-keterampilan tertentu. Apabila tidak bisa melanjutkan, bisa bekerja dan mencari mata pencaharian sesuai kemampuan keterampilan. Itu salah satu yang disebut dengan life skill,” ujar Mendikbud Muhadjir Effendy saat memebrikan sambutan dalam pembukaan Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) Bidang Keterampilan di Plasa Insan Berprestasi, Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (1/8/2016).
Ia mengatakan, di luar negeri, siapapun yang mempekerjakan anak SMA dinilai melanggar undang-undang, karena yang boleh bekerja adalah mereka yang sudah lulus SMA dan plus satu. Artinya, setelah siswa lulus SMA, harus mengambil kursus atau pelatihan minimal satu tahun, baru diperbolehkan menjadi tenaga kerja.
“Tapi di Indonesia tidak mungkin, kadang tamat SMP dan SMA sudah bekerja," kata Mendikbud.
Karena itu siswa hendaknya juga dibekali dengan keterampilan, sehingga bisa bekerja jika tak bisa melanjutkan pendidikan. Untuk membekali siswa dengan keterampilan tertentu, salah satu layanan pendidikan yang diberikan Kemendikbud adalah dengan pilihan alternatif pendidikan, yaitu SMP Terbuka dan SD-SMP Satu Atap.
Model sekolah seperti itu, tutur Mendikbud, harus diperbanyak karena sangat dibutuhkan masyarakat terutama di luar Jakarta. "Mereka juga anak bangsa, alangkah disayangkan jika hanya segelintir yang bisa menikmati pendidikan," ucapnya.
Salah satu bentuk dukungan Kemendikbud dalam memotivasi dan meningkatkan keterampilan peserta didik di SMP Terbuka dan SD-SMP Satu Atap adalah dengan menyelenggarakan Lomojari. Lomojari dianggap memiliki nilai strategis dalam sosialisasi dan pengembangan SMP Terbuka. Lomojari merupakan kegiatan rutin tahunan dengan tujuan untuk menyosialisasikan SMP Terbuka kepada masyarakat, mendorong peserta didik SMP Terbuka lebih tekun belajar, dapat meningkatkan mutu pembelajaran, memberikan bekal keterampilan kepada anak didik.
sumber : (http://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2016/08/mendikbud-muhadjir-siswa-harus-dibekali-keterampilan)
Posting oleh Desi Eri K 10 tahun yang lalu - Dibaca 23358 kali
Tag :
#bekalketerampilanuntuksiswa #MBS #bekalkerja
Berikan Komentar Anda
Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Berita
Senin, 22/06/2020 21:57:41Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, bahwa di tengah pandemi Covid-19 tengah...
Berita
Senin, 15/06/2020 09:57:35Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan Berarti KBM Tatap Muka
Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjelaskan dimulainya tahun ajaran baru bukan...
7 Pilar MBS
Pilar
Pilar 1 | Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah
a. Konsep Dasar
Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum dan pembelajaran...
Informasi Terbaru
Penelitian
Penelitian
Raden Bambang Sumarsono
rbamsum@gmail.com
Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar...
Selasa, 26/09/2017 21:20:40
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter...
Senin, 11/09/2017 14:40:30
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan...
Kamis, 07/09/2017 11:47:52
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?
Senin, 21/08/2017 16:21:17
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara Perpecahan...
Senin, 07/08/2017 10:58:55
Cerita Pelajar SMA Saat Ajari Anak SD Tidak Bisa...
Senin, 31/07/2017 09:59:53
Mengintegrasikan PPK, Literasi, 4C, dan HOTS...
Senin, 17/07/2017 09:39:33
Minat Baca Anak Rendah, Perlu Terobosan Baru?
Senin, 10/07/2017 10:10:26
Fokus Hari Ini
Tags
Berita Pilihan
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar...
Selasa, 26/09/2017 21:20:40
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter...
Senin, 11/09/2017 14:40:30
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan...
Kamis, 07/09/2017 11:47:52
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?
Senin, 21/08/2017 16:21:17
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara Perpecahan...
Senin, 07/08/2017 10:58:55
Cerita Pelajar SMA Saat Ajari Anak SD Tidak Bisa...
Senin, 31/07/2017 09:59:53
Mengintegrasikan PPK, Literasi, 4C, dan HOTS...
Senin, 17/07/2017 09:39:33
Minat Baca Anak Rendah, Perlu Terobosan Baru?
Senin, 10/07/2017 10:10:26
Terpopuler
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78367 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75542 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 92016 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
12 tahun yang lalu - dibaca 101385 kali
Info MBS
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
13 tahun yang lalu - dibaca 87860 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
13 tahun yang lalu - dibaca 106288 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPA
13 tahun yang lalu - dibaca 104575 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : Bahasa...
11 tahun yang lalu - dibaca 92912 kali
Panduan Umum Penyelenggaraan Praktik...
13 tahun yang lalu - dibaca 55080 kali
Panduan Kegiatan DBE1 Tingkat Kabupaten...
13 tahun yang lalu - dibaca 61750 kali
Panduan DBE1 Tingkat Sekolah September...
12 tahun yang lalu - dibaca 90434 kali
Manual Rekonstruksi dan Rehabilitasi -...
13 tahun yang lalu - dibaca 65312 kali
