Pelaksanaan Evaluasi Koperasi Berbasis Sekolah
Pelaksanaan Evaluasi Koperasi Berbasis Sekolah
Koperasi sekolah yaitu sebuah organisasi yang dibentuk yang beranggotakan semua warga sekolah dan mempuyai tujuan untuk memberdayakan anggotanya dan dijadikan sebagai sarana untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama. Dalam koperasi biasanya terjadi suatu masalah pembiayaan atau pemodalan karena koperasi tersebut sebagian besar anggotanya masih berstatus pelajar yang notabennya belum bisa menghasilkan uang. Terkadang suatu koperasi juga mengalami kegagalan dikarenakan tidak adnya transparasi dari pengurus inti koperasi dalam memberikan laporan tentang keuangan sehari-hari yang menyebabkan timbulnya kecurigaan dari pada anggota koperasi yang lain. Dengan demikian dalam koperasi sekolah harus adanya evaluasi dengan tujuan secara formatif: memberian informasi dan pertimbangan yang berkenaan dengan upaya memperbaiki suatu koperasi sekolah, tujuan secara sumatif: fungsi koperasi memberi pertimbangan terhadapa hasil koperasi.
Pada layanan khusus ini laporan keuangan koperasi merupakan bagian dari system laporan keuangan koperasi, dan merupakan laporan pertanggung jawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi. Dengan demikian, dilihat dari fungsi manajemen laporan keuangan sekaligus dapat dijadikan sebagai salah satu alat evaluasi kemajuan koperasi. Dalam evaluasi koperasi tujuan laporan keuangan ini yaitu untuk menyediakan informasi yang berguna bagi pemakai atau pengurus koperasi. Evaluasi program koperasi sekolah menjelaskan tentang laba rugi atau hasil akhir yang biasanya disebut sisa hasil usaha (SHU). SHU koperasi dapat berasal dari usaha yang diselenggarakan untuk anggota dan bukan anggota. SHU yang dibagikan kepada anggota harus berasal dari uasaha yang diselenggarakan untuk anggota. Pada saat anggota, SHU ini diputuskan untuk dibagi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam undang-undang dan angaran dasar koperasi.
Evaluasi keberhasilan suatu koperasi sekolah dilihat dari sisi anggotanya adalah harus adanya komunikasi yang baik, terjalin hubungan yang baik dan saling memberi motivasi yang baik pula. Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan koperasi sekolah tersebut, bagaimana cara anggota melayani barang-jasa dengan baik dan benar, serta peran anggota secara langsung ke dalam koperasi sekolah sehingga harus ada pembedaan harga antara anggota dan non anggota koperasi. Jadi evaluasi dalam sebuah koperasi sekolah sangatlah penting dilakukan, karena dengan evaluasi pengurus dan anggota koperasi dapat mengetahui tingkat keberhasilan koperasi dan dapat mengetahui sejauh mana koperasi sekolah dalam pencapain tujuan yang telah disepakati serta apakah koperasi sekolah tersebut dapat mensejahterakan para anggota atau warga sekolah secara keseluruhan.
Posting oleh Maydita777 13 tahun yang lalu - Dibaca 50768 kali
INTERNALISASI NILAI-NILAI RELIGIUS PADA KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH
INTERNALISASI NILAI-NILAI RELIGIUS PADA KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH Bagus Rachmad Saputra, Imron Arifin,...
Wahai Para Guru, Jangan Berikan Tugas yang Membebani Psikis Anak Didik
Anggota Komisi X FPKB DPR RI Hj Lathifah Shohib mengkritisi realisasi kebijakan proses belajar di rumah. Ia menilai...
