Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

PELAKSANAAN LAYANAN KHUSUS EKSTRAKURIKULER BERBASIS SEKOLAH

Kamis, 19/12/2013 10:07:13
48majalahsmpn9_zps1871f15b.jpg


PELAKSANAAN LAYANAN KHUSUS EKSTRAKURIKULER BERBASIS SEKOLAH

Oleh:

Yenny Ika Fatmasari
lintang_purbaya@yahoo.com



Kegiatan ekstrakurikuler berbasis sekolah merupakan kegiatan pelajaran yang diselenggarakan di luar jam pelajaran biasa. Kegiatan ini dilaksanakan pada sore hari bagi sekolah yang masuk pagi dan dilaksanakan pada pagi hari bagi sekolah yang masuk sore. Kegiatan ekstrakurikuler ini sering dimaksudkan untuk mengembangkan salah satu bidang pelajaran yang diminati oleh sekelompok siswa, misalnya olahraga, kesenian, dan berbagai kegiatan keterampilan dan kepramukaan (Tim Dosen Jurusan AP FIP IKIP Malang, 1989). Pelaksanaan program-program kegiatan ekstrakurikuler berbasis sekolah hendaknya dikelola sedemikian rupa untuk pencapaian tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dan kontribusinya terhadap perwujudan visi sekolah. Dari setiap pelaksanaan program kegiatan ekstrakurikuler hendaknya diusahakan suasana yang kondusif, tidak terlalu membebani siswa dan tidak mengorbankan aktivitas kurikuler sekolah. Konsistensi pelaksanaan kegiatan sebagaimana terjadwal dan terpublikasikan menjadi sangat penting. Setiap personil di sekolah, sesuai dengan fungsinya, pada dasarnya bertanggungjawab atas pengembangan program ekstrakurikuler yang diselenggarakan. Ragam dan kunatita sumberdaya manusia yang diperlukan untuk menangani pengelolaan program ekstrakurikuler menyesuaikan dengan kebutuhan yang berkembang, kompleksitas tugas-tugas penyelenggaraan program, dan kebijakan dari pimpinan sekolah sebagaimana hasil kesepakatan antar pihak yang berkepentingan (stakeholders).

Berikut adalah prinsip-prinsip yang menjadi acuan dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler berbasis sekolah. Menurut Narmoatmojo (2009), prinsip-prinsip kegiatan ekstrakurikuler adalah (1) Individual, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan potensi, bakat dan minat peserta didik masing-masing; (2) Pilihan, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela peserta didik; (3) Keterlibatan aktif, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang menuntuk keikutsertaan peserta didik secara penuh; (4) Menyenangkan, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler dalam suasan yang disukai dan menggembirakan peserta didik; (5) Etos kerja, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil; (6) Kemanfaatan sosial, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat.

Dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler berbasis sekolah, ada hal-hal yang harus diperhatikan supaya kegiatan berlangsung dengan baik, diantaranya: (1) Dalam pelaksanaan kegiatannya, hendaknya bisa bermanfaat bagi siswa, baik buat masa kini maupun masa yang akan datang; (2) Dalam pelaksanaan kegiatannya, hendaknya tidak membebani bagi siswa; (3) Dalam jenis kegiatnnya hendaknya bisa memanfaatkan lingkungan sekitar, alam, industri, dan dunia usaha; (4) Dalam pelaksanaannya tidak mengganggu kegiatan yang utama, yaitu kegiatan intrkurikuler.

Berikut ini 3 alternatif pengembangan program kegiatan ekstrakurikuler berbasis sekolah, antara lain:

  1. Top-Down: Sekolah menyediakan/menyelenggarakan program kegiatan ekstrakurikuler dalam bentuk paket-paket (jenis-jenis kegiatan) yang diperkirakan dibutuhkan siswa.
  2. Bottom-Up: Sekolah mengakomodasi keragaman potensi, keinginan, minat, bakat, motivasi dan kemampuan seorang atau kelompok siswa untuk kemudian menetapkan/menyelenggarakan program kegiatan ekstrakurikuler.
  3. Variasi dari alternatif-1 dan alternatif-2.
Penting untuk dipertimbangkan juga dalam rangka memaksimalisasi pelaksanaan program ekstrakuriler antaa lain: ketersediaan fasilitas sekolah, kesiapan pendamping kegiatan, dan kesahihan data terkait dengan kompetensi dan minat individu peserta didik.

Beberapa contoh kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diselenggarakan sekolah.

1. Olahraga dan Kesenian Sekolah

Olahraga dan kesenian sebenarnya sudah diselenggarakan dalam bentuk bidang studi yang disediakan jam pelajaran khusus. Namun untuk mewujudkan kedua bidang tersebut di luar jam pelajaran, setiap kepala sekolah sebagai pemimpin perlu menaruh perhatian, meskipun mungkin secara pribadi kurang tertarik pada salah satu atau kedua bidang tersebut. Diharapkan dengan kegiatan yang bersifat nonformal seperti olahraga dan kesenian ini, sekolah dapat mewujudkan hubungan manusia yang intensif. Siswa belajar menghormati keberhasilan orang lain, bersikap sportif, berjuang untuk mencapai suatu prestasi secara jujur, dan lain sebagainya.

2. Majalah Sekolah

Kegiatan ekstrakurikuler ini biasanya sering disebut dengan majalah sekolah. Majalah sekolah dapat memuat berbagai karya siswa berupa prosa atau puisi dan berita-berita mengenai kehidupan sekolah. Disamping itu majalah sekolah juga dapat digunakan untuk memuat aspirasi-aspirasi siswa, termasuk saran-sarannya mengenai kehidupan sekolah. Di pihak lain, guru juga dapat memanfaatkannya untuk kepentingan menyampaikan dan menguatkan materi-materi yang telah disampaikannya melalui proses belajar-mengajar. Materi-materi itu mungkin pula berupa pengetahuan praktis untuk meningkatkan keterampilan siswa.

Posting oleh Yenny Ika Fatmasari 12 tahun yang lalu - Dibaca 41299 kali

 
Tag : #

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Selasa, 04/08/2020 09:12:57
New Normal Sekolah, Antara Sif Belajar dan Modifikasi Materi

Kehidupan new normal di sekolah dan kampus dinilai mesti diatur secara rinci dengan melibatkan sumber daya yang tak...

Selasa, 28/07/2020 08:31:58
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak Harus Terbebani Target Kurikulum

Kegiatan belajar dari rumah (BDR) bukan perkara yang mudah, termasuk bagi orangtua. Alhasil, tidak sedikit orangtua...

7 Pilar MBS
MBS portal
7 Pilar MBS SD
Pilar 1 | Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah a. Konsep Dasar Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum dan pembelajaran...
Informasi Terbaru
Penelitian
Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kemampuan Mengajar Guru dan Inovasi Pendidikan pada SMA Negeri se-Malang Raya
Raden Bambang Sumarsono rbamsum@gmail.com Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78435 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75586 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 92081 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
12 tahun yang lalu - dibaca 101464 kali
Info MBS
Membuat Program Kerja Sekolah Yang Baik
Membuat Program Kerja Sekolah Yang Baik
11 tahun yang lalu - dibaca 112633 kali
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
11 tahun yang lalu - dibaca 124232 kali
USAID Prioritas Latih 8 Kepsek di Parepare Manajemen Berbasis Sekolah
USAID Prioritas Latih 8 Kepsek di...
11 tahun yang lalu - dibaca 82325 kali
Kurikulum 2013: Siswa Kelas 1 SD Lebih Ceria dan Tak Rewel
Kurikulum 2013: Siswa Kelas 1 SD Lebih...
12 tahun yang lalu - dibaca 78072 kali
Wawancara dengan Mendikbud Terkait Kurikulum 2013
Wawancara dengan Mendikbud Terkait...
12 tahun yang lalu - dibaca 116570 kali
Pelatihan Yang Diakreditasi Oleh Perguruan Tinggi
Pelatihan Yang Diakreditasi Oleh...
13 tahun yang lalu - dibaca 93886 kali
Interactive Audio Instruction Kindergarten Program
Interactive Audio Instruction...
13 tahun yang lalu - dibaca 97810 kali
Pusat Sumber Belajar Gugus
Pusat Sumber Belajar Gugus
13 tahun yang lalu - dibaca 118404 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.47 Mb - Loading : 1.68695 seconds