Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Strategi & Kebijakan UNICEF dalam Mendukung Pemerintah Untuk Memperluas Implementasi MBS

Minggu, 30/11/2013 16:04:08

41suhaimi kudus.jpg

(Suhaeni Kudus- Education SpecialistUNICEF Indonesia)

Teguh Triwiyanto. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar bersama dengan Universitas Negeri Malang dan didukung oleh UNICEF Indonesia mengadakan seminar selama empat hari. Smeinar ini merupakan rangkaian pralauncing MBS Center ini pada tanggal 7 Desember 2013. Materi-materi yang dibahas yaitu: (1) Peran MBS Center dalam pengembangan MBS; (2) peran bimbingan teknis dalam pembinaan dan pengembangan MBS; (3) landasan keilmuan dan empiris manajemen pendidikan dalam pengembangan MBS; (4) peran ISMAPI dalam pengembangan MBS; (5) strategi dan kebijakan UNICEF dalam mendukung pemerintah untuk memperluas implementasi MBS; (6) dukungan legislatif dalam program pembinaan dan pengembangan MBS di Kabupaten Bolaang Mongondou Sulawesi Utara; (7) praktek pembelajaran yang baik (the best practice) dalam pembinaan dan pengembangan MBS di Kota Malang; dan (8 ) praktek pembelajaran yang baik (the best practice) dalam inplementasi dalam implementasi MBS di SDN Paron Wetan Probolinggo.

Salah satu materi yang disajikan oleh Ibu Suhaeni Kudus (specialist eduation UNICEF) mengenai strategi dan kebijakan UNICEF dalam mendukung pemerintah untuk memperluas implementasi MBS.

Ibu Eni (sapaan akrab Ibu Suhaeni Kudus) mengatakan bahwa sampai sekarang UNICEF mendukung langkah-langkah pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses pendidikan dasar melalui sistem informasi pendidikan berbasis masyarakat. Sistem ini memungkinkan penelusuran semua anak usia di bawah 18 tahun yang tidak bersekolah.

Dalam upayanya mencapai tujuan Pendidikan untuk Semua pada 2015, pemerintah Indonesia saat ini menekankan pelaksanaan program wajib belajar sembilan tahun bagi seluruh anak Indonesia usia 6 sampai 15 tahun. Dalam hal ini, UNICEF dan UNESCO memberi dukungan teknis dan dana.

Bersama dengan pemerintah daerah, masyarakat dan anak-anak di delapan propinsi di Indonesia, UNICEF mendukung program Menciptakan Masyarakat Peduli Pendidikan Anak (CLCC), yang sering disebut juga MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). Proyek ini berkembang pesat dari 1.326 sekolah pada 2004 menjadi 1.496 pada 2005. Kondisi ini membantu 45.454 guru dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih menantang bagi sekitar 275.078 siswa.

Tantangan untuk menyebarkan MBS, sesuai data direktorat PSD  baru sekitar 50% SD melaksanakan MBS dengan berbagai kategori. Tantangan paling menonjol yaitu adanya miskonsepsi dalam membangun pendidikan, sebagai besar memiliki harapan instan menghasilkan mutu pendidikan. Tantangan lainnya MBS hanya dilihat sebagai proyek, hanya bekerja kalau ada proyek setelah proyek berhenti berhenti pula program.

Rencana ke depan, UNICEF akan tetap memberikan dukungan kepada MBS , terutama MBS Center. Diharapkan MBS Center menjadi knowledge management semua yang berkaitan dengan MBS. UNICEF akan tetap bekerja dan mendukung untuk pengembangan MBS. UNICEF juga akan terus meningkatkan kerjsama antarlembaga untuk pengembangan MBS. UNICEF akan mengembangkan  modeling untuk pemenuhan standar nasional pendidikan. (tgh)

Posting oleh mbsadministrator 13 tahun yang lalu - Dibaca 76056 kali

 
Tag : #Strategi & Kebijakan UNICEF dalam Mendukung Pemerintah Untuk Memperluas Implementasi MBS

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 22/06/2020 21:57:41
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, bahwa di tengah pandemi Covid-19 tengah...

Senin, 15/06/2020 09:57:35
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan Berarti KBM Tatap Muka

Jakarta -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjelaskan dimulainya tahun ajaran baru bukan...

7 Pilar MBS
MBS portal
7 Pilar MBS SD
Pilar 1 | Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah a. Konsep Dasar Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum dan pembelajaran...
Informasi Terbaru
Penelitian
Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kemampuan Mengajar Guru dan Inovasi Pendidikan pada SMA Negeri se-Malang Raya
Raden Bambang Sumarsono rbamsum@gmail.com Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
13 tahun yang lalu - dibaca 78895 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
13 tahun yang lalu - dibaca 75948 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
13 tahun yang lalu - dibaca 92469 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
13 tahun yang lalu - dibaca 101994 kali
Info MBS
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
13 tahun yang lalu - dibaca 88330 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
13 tahun yang lalu - dibaca 106761 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPA
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPA
13 tahun yang lalu - dibaca 105113 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : Bahasa Inggris
Asyik Belajar dengan PAKEM : Bahasa...
11 tahun yang lalu - dibaca 93350 kali
Panduan Umum Penyelenggaraan Praktik Terbaik Program DBE 2
Panduan Umum Penyelenggaraan Praktik...
13 tahun yang lalu - dibaca 55399 kali
Panduan Kegiatan DBE1 Tingkat Kabupaten...
13 tahun yang lalu - dibaca 62125 kali
Panduan DBE1 Tingkat Sekolah September 2011
Panduan DBE1 Tingkat Sekolah September...
13 tahun yang lalu - dibaca 90843 kali
Manual Rekonstruksi dan Rehabilitasi - Pasca Gempa Gedung Sekolah dan Madrasah dengan Partisipasi Masyarakat
Manual Rekonstruksi dan Rehabilitasi -...
13 tahun yang lalu - dibaca 65676 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.51 Mb - Loading : 1.80333 seconds