Panduan Umum Penyelenggaraan Praktik Terbaik Program DBE 2

Ilustrasi dokumentasi MBS resource center
Program Pendidikan Dasar yang Terdesentralisasi USAID – Komponen Belajar dan Mengajar – atau Decentralized Basic Education 2 (DBE 2) bertujuan untuk mengembangkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah dasar. DBE 2 telah melatih hampir 20.000 guru dan kepala sekolah tingkat SD/MI di lebih dari 1.000 sekolah yang tersebar di 7 provinsi di Indonesia. Sejak tahun 2005, DBE 2 telah menghasilkan sejumlah materi pelatihan yang berkualitas dan bermanfaat untuk digunakan serta mencetak sekelompok pelatih yang berkualitas dan berpengalaman. Hasil dari proyek DBE 2 kini dapat dimanfaatkan oleh guru dan tenaga pendidik yang ingin menggunakannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia. Menjelang berakhirnya proyek, DBE 2 tidak lagi menjalankan kegiatan roll out dalam skalabesar seperti yang telah dilakukan sebelumnya.
Kegiatan saat ini akan lebih difokuskan kepadapenyebaran praktik terbaik kepada pemangku kepentingan, membantu mereka dalam perencanaandan pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan materi dan pendekatan DBE 2 serta memantaukegiatan mereka secara terbatas. Kegiatan-kegiatan ini akan dipimpin, direncanakan, dilaksanakandan didanai oleh pemangku kepentingan, bukan oleh DBE 2. Untuk mendukung kegiatan tersebut, DBE 2 menyediakan Panduan Praktik Terbaik yang bertujuan untuk memberikan informasi dan pedoman bagi pemangku kepentingan dalam melaksanakanpraktik terbaik program DBE 2.
Tujuan penyelenggaraan praktik terbaik DBE 2, adalah:
1. Mengembangkan dan meningkatkan kapasitas komunitas pendidik dalam meningkatkankualitas belajar dan mengajar.
2. Memberikan kesempatan kepada gugus/kecamatan/kabupaten/kota yang tertarik untukmenerapkan program DBE 2 di wilayahnya.
3. Meningkatkan kualitas belajar dan mengajar di tingkat pendidikan dasar di Indonesia.
Lampiran
Panduan Umum Penyelenggaraan Praktik Terbaik DBE2.pdf [download]
Posting oleh Tim Pengembang MBS 56 tahun yang lalu - Dibaca kali
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KEMAMPUAN MANAJERIAL, EFIKASI DIRI, DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA
Abstract: Work readiness is a condition of students when after graduating they have the competencies needed to...
ANALISIS SISTEM KEPELATIHAN DI IKIP BUDI UTOMO MALANG DITINJAU DARI CRITICAL EVENT MODEL LEONARD NADLER
Abstract: This research aims to describe the training design held at IKIP Budi Utomo Malang in terms of CEM Leonard...
